Assalamualaikum

Welcome To My Blog,I'm Mohamad Zulkhairil,the owner of this blog want to says that if you do something,never forget to start with "Bismillahirahmanilrahim"...If you Making Money,please do not forget to pray..Do you think money can give you anything?Besides making Money don't ever forget to ALLAH the almighty..
This blog will give you hadith from Al-Quran,you can navigate from the sidebar..When you reading hadith or Al-Quran you will free calm and like there is no problem..Trust Me!
I Know All of you busy searching for money,but sometime spend your time reading hadith and Al-Quran...

Friday, September 14, 2007

Surah Al-Balad

لَا أُقْسِمُ بِهَذَا الْبَلَدِ
[1] Aku bersumpah dengan negeri (Makkah) ini;

وَأَنتَ حِلٌّ بِهَذَا الْبَلَدِ
[2] Sedang engkau (wahai Muhammad) tinggal di negeri ini (sentiasa ditindas),

وَوَالِدٍ وَمَا وَلَدَ
[3] Demi manusia yang melahirkan zuriat, dan zuriat yang dilahirkannya;

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ
[4] Sesungguhnya Kami telah jadikan manusia sentiasa dalam keadaan menghadapi kesulitan dan kesukaran (jasmani dan rohaninya);

أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ
[5] Patutkah manusia yang demikian keadaannya (terpedaya dengan kekuasaan yang ada padanya dan) menyangka bahawa tidak ada sesiapapun yang dapat mengatasi kekuasaannya (dan menyeksakannya)?

يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالاً لُّبَداً
[6] Manusia yang demikian keadaannya (tidaklah patut ia bermegah-megah dengan kekayaannya dan) berkata: "Aku telah habiskan harta benda yang banyak (dalam usaha menegakkan nama dan bangsa).

أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُ أَحَدٌ
[7] Adakah ia menyangka bahawa tidak ada sesiapapun yang melihatnya (dan mengetahui tujuannya menghabiskan harta bendanya itu?

أَلَمْ نَجْعَل لَّهُ عَيْنَيْنِ
[8] (Mengapa manusia terpedaya dan bermegah-megah?) Tidakkah Kami telah menjadikan baginya: dua mata (untuk ia memerhatikan kekuasaan dan kekayaan Kami?) -

وَلِسَاناً وَشَفَتَيْنِ
[9] Dan lidah serta dua bibir (untuk ia menyempurnakan sebahagian besar dari hajat-hajatnya)?

وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ
[10] Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan, (jalan kebaikan untuk dijalaninya, dan jalan kejahatan untuk dijauhi)?

فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ
[11] Dalam pada itu manusia tidak (memilih jalan kebaikan) merempuh masuk mengerjakan amal-amal yang tinggi darjatnya di sisi Tuhan;

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ
[12] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: apa dia amal-amal yang tinggi darjatnya di sisi Tuhan itu?

فَكُّ رَقَبَةٍ
[13] (Di antara amal-amal itu - bagi orang yang mampu) ialah: memerdekakan hamba abdi;

أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ
[14] Atau memberi makan pada hari kelaparan -

يَتِيماً ذَا مَقْرَبَةٍ
[15] Kepada anak yatim dari kaum kerabat,

أَوْ مِسْكِيناً ذَا مَتْرَبَةٍ
[16] Atau kepada orang miskin yang terlantar di atas tanah.

ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ
[17] Selain dari (tidak mengerjakan amal-amal) itu, ia (tidak pula) menjadi dari orang-orang yang beriman dan berpesan-pesan dengan sabar serta berpesan-pesan dengan kasih sayang.

أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ
[18] (Ketahuilah! Bahawa orang-orang yang beriman serta berusaha mengerjakan amal-amal yang tinggi darjatnya di sisi Tuhan), merekalah golongan pihak kanan (yang akan beroleh Syurga).

وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا هُمْ أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ
[19] Dan (sebaliknya) orang-orang yang kufur ingkar akan ayat-ayat keterangan Kami, merekalah golongan pihak kiri. -

عَلَيْهِمْ نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ
[20] Mereka ditimpakan (azab seksa) neraka yang ditutup rapat (supaya kuat bakarannya).

Surah Asy-Syams

وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا
[1] Demi matahari dan cahayanya yang terang-benderang;

وَالْقَمَرِ إِذَا تَلَاهَا
[2] Dan bulan apabila ia mengiringinya;

وَالنَّهَارِ إِذَا جَلَّاهَا
[3] Dan siang apabila ia memperlihatkannya dengan jelas nyata;

وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا
[4] Dan malam apabila ia menyelubunginya (dengan gelap- gelita),

وَالسَّمَاء وَمَا بَنَاهَا
[5] Demi langit dan Yang membinanya (dalam bentuk yang kuat kukuh - yang melambangkan kekuasaanNya);

وَالْأَرْضِ وَمَا طَحَاهَا
[6] Serta bumi dan Yang menghamparkannya (untuk kemudahan makhluk-makhlukNya);

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا
[7] Demi diri manusia dan Yang menyempurnakan kejadiannya (dengan kelengkapan yang sesuai dengan keadaannya);

فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا
[8] Serta mengilhamkannya (untuk mengenal) jalan yang membawanya kepada kejahatan, dan yang membawanya kepada bertaqwa; -

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا
[9] Sesungguhnya berjayalah orang yang menjadikan dirinya - yang sedia bersih - bertambah-tambah bersih (dengan iman dan amal kebajikan),

وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا
[10] Dan sesungguhnya hampalah orang yang menjadikan dirinya - yang sedia bersih - itu susut dan terbenam kebersihannya (dengan sebab kekotoran maksiat).

كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَاهَا
[11] (Ingatlah), kaum Thamud telah mendustakan (Rasulnya) dengan sebab perbuatan derhaka mereka yang melampaui batas;

إِذِ انبَعَثَ أَشْقَاهَا
[12] Ketika orang yang paling jahat di antara mereka menerima perintah dari mereka (supaya membunuh unta yang menjadi mukjizat),

فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ نَاقَةَ اللَّهِ وَسُقْيَاهَا
[13] Maka berkatalah Rasul Allah (Nabi Soleh) kepada mereka: " (Janganlah kamu ganggu) unta betina dari Allah itu, dan (janganlah kamu menyekatnya daripada mendapat) air minumnya (supaya kamu tidak ditimpa azab)!"

فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُم بِذَنبِهِمْ فَسَوَّاهَا
[14] (Setelah Nabi Soleh memberi amaran) lalu mereka mendustakannya serta menyembelih unta itu. Dengan sebab dosa mereka, maka Tuhan menimpakan mereka dengan azab yang membinasakan serta Ia meratakan azab itu meliputi mereka (sehingga punah-ranah semuanya).

وَلَا يَخَافُ عُقْبَاهَا
[15] Dan Allah tidak hiraukan kesudahan (mereka) yang demikian, (kerana itu adalah balasan yang adil).

Surah Al-Lail

وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى
[1] Demi malam apabila ia menyelubungi segala-galanya (dengan gelap-gelitanya),

وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى
[2] Dan siang apabila ia lahir terang-benderang;

وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْأُنثَى
[3] Demi Yang menciptakan (makhluk-makhlukNya) lelaki dan perempuan, (jantan dan betina); -

إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّى
[4] Sesungguhnya amal usaha kamu adalah berbagai-bagai keadaannya.

فَأَمَّا مَن أَعْطَى وَاتَّقَى
[5] Jelasnya: adapun orang yang memberikan apa yang ada padanya ke jalan kebaikan dan bertaqwa (mengerjakan suruhan Allah dan meninggalkan segala laranganNya), -

وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى
[6] Serta ia mengakui dengan yakin akan perkara yang baik,

فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى
[7] Maka sesungguhnya Kami akan memberikannya kemudahan untuk mendapat kesenangan (Syurga).

وَأَمَّا مَن بَخِلَ وَاسْتَغْنَى
[8] Sebaliknya: orang yang bakhil (daripada berbuat kebajikan) dan merasa cukup dengan kekayaan dan kemewahannya, -

وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى
[9] Serta ia mendustakan perkara yang baik,

فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى
[10] Maka sesungguhnya Kami akan memberikannya kemudahan untuk mendapat kesusahan dan kesengsaraan;

وَمَا يُغْنِي عَنْهُ مَالُهُ إِذَا تَرَدَّى
[11] Dan apakah pertolongan yang dapat diberi kepadanya oleh hartanya apabiha ia telah terjerumus (ke dalam azab seksa hari akhirat)?

إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَى
[12] Sesungguhnya tanggungan Kamilah memberi hidayah petunjuk (tentang yang benar dan yang salah).

وَإِنَّ لَنَا لَلْآخِرَةَ وَالْأُولَى
[13] Dan sesungguhnya Kamilah yang menguasai hari akhirat dan alam dunia.

فَأَنذَرْتُكُمْ نَاراً تَلَظَّى
[14] Maka (serentak dengan memberi hidayah petunjuk) Aku juga telah memberi amaran mengingatkan kamu akan api neraka yang marak menjulang,

لَا يَصْلَاهَا إِلَّا الْأَشْقَى
[15] Yang tidak akan menderita bakarannya melainkan orang yang sungguh celaka, -

الَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّى
[16] Yang telah mendustakan (kebenaran) dan berpaling ingkar.

وَسَيُجَنَّبُهَا الْأَتْقَى
[17] Dan (sebaliknya) akan dijauhkan (azab neraka) itu daripada orang yang sungguh bertaqwa, -

الَّذِي يُؤْتِي مَالَهُ يَتَزَكَّى
[18] Yang mendermakan hartanya dengan tujuan membersihkan dirinya dan hartabendanya,

وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُ مِن نِّعْمَةٍ تُجْزَى
[19] Sedang ia tidak menanggung budi sesiapapun, yang patut di balas,

إِلَّا ابْتِغَاء وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَى
[20] Hanyalah mengharapkan keredaan Tuhannya Yang Maha Tinggi;

وَلَسَوْفَ يَرْضَى
[21] Dan demi sesungguhnya, ia tetap akan berpuas hati (pada hari akhirat, dengan mendapat segala yang diharapkannya).

Surah Adh-Dhuha

وَالضُّحَى
[1] Demi waktu dhuha,

وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى
[2] Dan malam apabila ia sunyi-sepi -

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى
[3] (Bahawa) Tuhanmu (wahai Muhammad) tidak meninggalkanmu, dan Ia tidak benci (kepadamu, sebagaimana yang dituduh oleh kaum musyrik).

وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَى
[4] Dan sesungguhnya kesudahan keaadaanmu adalah lebih baik bagimu daripada permulaannya.

وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى
[5] Dan sesungguhnya Tuhanmu akan memberikanmu (kejayaan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat) sehingga engkau reda - berpuas hati.

أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيماً فَآوَى
[6] Bukankah dia mendapati engkau yatim piatu, lalu la memberikan perlindungan?

وَوَجَدَكَ ضَالّاً فَهَدَى
[7] Dan didapatiNya engkau mencari-cari (jalan yang benar), lalu Ia memberikan hidayah petunjuk (dengan wahyu - Al-Quran)?

وَوَجَدَكَ عَائِلاً فَأَغْنَى
[8] Dan didapatiNya engkau miskin, lalu Ia memberikan kekayaan?

فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
[9] Oleh itu, adapun anak yatim maka janganlah engkau berlaku kasar terhadapnya,

وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
[10] Adapun orang yang meminta (bantuan pimpinan) maka janganlah engkau tengking herdik;

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
[11] Adapun nikmat Tuhanmu, maka hendaklah engkau sebut-sebutkan (dan zahirkan) sebagai bersyukur kepadaNya.

Surah Ash-Syarh

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
[1] Bukankah Kami telah melapangkan bagimu: dadamu (wahai Muhammad serta mengisinya dengan iman dan hidayah petunjuk) ?

وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ
[2] Dan Kami telah meringankan daripadamu: bebanmu (menyiarkan Islam) -

الَّذِي أَنقَضَ ظَهْرَكَ
[3] Yang memberati tanggunganmu, (dengan memberikan berbagai kemudahan dalam melaksanakannya)?

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
[4] Dan Kami telah meninggikan bagimu: sebutan namamu (dengan mengurniakan pangkat Nabi dan berbagai kemuliaan)?

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً
[5] Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan,

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً
[6] (Sekali lagi ditegaskan): bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ
[7] Kemudian apabila engkau telah selesai (daripada sesuatu amal soleh), maka bersungguh-sungguhlah engkau berusaha (mengerjakan amal soleh yang lain),

وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ
[8] Dan kepada Tuhanmu sahaja hendaklah engkau memohon (apa yang engkau gemar dan ingini).

Surah Ash-Syarh

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
[1] Bukankah Kami telah melapangkan bagimu: dadamu (wahai Muhammad serta mengisinya dengan iman dan hidayah petunjuk) ?

وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ
[2] Dan Kami telah meringankan daripadamu: bebanmu (menyiarkan Islam) -

الَّذِي أَنقَضَ ظَهْرَكَ
[3] Yang memberati tanggunganmu, (dengan memberikan berbagai kemudahan dalam melaksanakannya)?

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
[4] Dan Kami telah meninggikan bagimu: sebutan namamu (dengan mengurniakan pangkat Nabi dan berbagai kemuliaan)?

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً
[5] Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan,

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً
[6] (Sekali lagi ditegaskan): bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ
[7] Kemudian apabila engkau telah selesai (daripada sesuatu amal soleh), maka bersungguh-sungguhlah engkau berusaha (mengerjakan amal soleh yang lain),

وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ
[8] Dan kepada Tuhanmu sahaja hendaklah engkau memohon (apa yang engkau gemar dan ingini).

Surah At-Tiin

وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ
[1] Demi buah Tiin dan Zaitun,

وَطُورِ سِينِينَ
[2] Dan Gunung Tursina,

وَهَذَا الْبَلَدِ الْأَمِينِ
[3] Serta negeri (Makkah) yang aman ini, -

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
[4] Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (dan berkelengkapan sesuai dengan keadaannya).

ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ
[5] Kemudian (jika ia panjang umur sehingga tua atau menyalahgunakan kelengkapan itu), Kami kembalikan dia ke serendah-rendah peringkat orang-orang yang rendah,

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ
[6] Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, maka mereka beroleh pahala yang tidak putus-putus.

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّينِ
[7] (Jika demikian kekuasaanKu), maka apa pula yang menjadikan engkau seorang pendusta, (berkata tidak benar) mengenai hari pembalasan, sesudah (ternyata dalil-dalil yang membuktikan kekuasaanKu mengadakan hari pembalasan) itu?

أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ
[8] Bukankah Allah (yang demikian kekuasaanNya) seadil-adil Hakim?

Surah Al-'Alaq

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
[1] Bacalah (wahai Muhammad) dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (sekalian makhluk),

خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ
[2] Ia menciptakan manusia dari sebuku darah beku;

اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ
[3] Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah, -

الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ
[4] Yang mengajar manusia melalui pena dan tulisan, -

عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
[5] Ia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

كَلَّا إِنَّ الْإِنسَانَ لَيَطْغَى
[6] Ingatlah! Sesungguhnya jenis manusia tetap melampaui batas (yang sepatutnya atau yang sewajibnya),

أَن رَّآهُ اسْتَغْنَى
[7] Dengan sebab ia melihat dirinya sudah cukup apa yang dihajatinya.

إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى
[8] (Ingatlah) sesungguhnya kepada Tuhanmu lah tempat kembali (untuk menerima balasan).

أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَى
[9] Adakah engkau nampak (baiknya) orang yang melarang (dan menghalang) -

عَبْداً إِذَا صَلَّى
[10] Seorang hamba Allah apabila ia mengerjakan sembahyang?

أَرَأَيْتَ إِن كَانَ عَلَى الْهُدَى
[11] Adakah engkau nampak (buruknya) jika ia berada di atas jalan yang betul? -

أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَى
[12] Atau ia menyuruh orang bertaqwa (jangan melakukan syirik)?

أَرَأَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّى
[13] Adakah engkau nampak (terlepasnya dari azab) jika ia mendustakan (apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad kepadanya) serta ia berpaling ingkar?

أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى
[14] Tidakkah ia mengetahui bahawa sesungguhnya Allah melihat (segala amal perbuatannya dan membalasnya)?

كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعاً بِالنَّاصِيَةِ
[15] Jangan sekali-kali berlaku derhaka! Demi sesungguhnya jika ia tidak berhenti (dari perbuatannya yang buruk itu), nescaya Kami akan menyentap ubun-ubunnya (dan menyeretnya ke dalam neraka), -

نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ
[16] Ubun-ubun (orang) yang berdusta, yang bersalah.

فَلْيَدْعُ نَادِيَه
[17] Kemudian biarlah ia memanggil kumpulannya (untuk menyelamatkannya),

سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ
[18] Kami pula akan memanggil malaikat Zabaniyah (untuk menyeksanya)!

كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ
[19] Ingatlah! Janganlah engkau (wahai Muhammad) menurut kehendaknya, dan (sebaliknya) sujudlah dan dampingkanlah dirimu kepada Allah (dengan taat dan beramal soleh)!

Surah Al-Qadr

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
[1] Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Quran) ini pada Malam Lailatul-Qadar,

وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
[2] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui apa dia kebesaran Malam Lailatul-Qadar itu?

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
[3] Malam Lailatul-Qadar lebih baik daripada seribu bulan.

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ
[4] Pada Malam itu, turun malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka, kerana membawa segala perkara (yang ditakdirkan berlakunya pada tahun yang berikut);

سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
[5] Sejahteralah Malam (yang berkat) itu hingga terbit fajar!

Surah Al-Bayyinah

لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ
[1] Orang-orang yang kafir dari Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) serta orang-orang musyrik, tidak akan terlepas (dari kepercayaan dan amalan masing-masing) sehingga datang kepada mereka bukti yang jelas nyata, -

رَسُولٌ مِّنَ اللَّهِ يَتْلُو صُحُفاً مُّطَهَّرَةً
[2] Iaitu seorang Rasul dari Allah yang membacakan (kepada mereka) Lembaran-lembaran Suci,

فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ
[3] Terkandung di dalamnya pelajaran-pelajaran dan hukum-hukum yang benar.

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِن بَعْدِ مَا جَاءتْهُمُ الْبَيِّنَةُ
[4] Dan orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) itu, tidak berpecah-belah melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang jelas nyata.

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ
[5] Pada hal mereka tidak diperintahkan melainkan supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ibadat kepadaNya, lagi tetap teguh di atas tauhid; dan supaya mereka mendirikan sembahyang serta memberi zakat. Dan yang demikian itulah Ugama yang benar.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُوْلَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
[6] Sesungguhnya orang-orang yang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik itu akan ditempatkan di dalam neraka Jahannam, kekalah mereka di dalamnya. Mereka itulah sejahat-jahat makhluk.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُوْلَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ
[7] Seungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, mereka itulah sebaik-baik makhluk.

جَزَاؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَداً رَّضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ذَلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ
[8] Balasan mereka di sisi Tuhannya ialah syurga Adn (tempat tinggal yang tetap), yang mengalir di bawahnya beberapa sungai; kekalah mereka di dalamnya selama-lamanya; Allah reda akan mereka dan merekapun reda (serta bersyukur) akan nikmat pemberianNya. Balasan yang demikian itu untuk orang-orang yang takut (melanggar perintah) Tuhannya.

Surah Az-Zalzalah

إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا
[1] Apabila bumi digegarkan dengan gegaran yang sedahsyat-dahsyatnya,

وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا
[2] Serta bumi itu mengeluarkan segala isinya,

وَقَالَ الْإِنسَانُ مَا لَهَا
[3] Dan berkatalah manusia (dengan perasaan gerun); "Apa yang sudah terjadi kepada bumi?"

يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
[4] Pada hari itu bumipun menceritakan khabar beritanya:

بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَى لَهَا
[5] Bahawa Tuhanmu telah memerintahnya (berlaku demikian).

يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتاً لِّيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ
[6] Pada hari itu manusia akan keluar berselerak (dari kubur masing-masing) - untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) amal-amal mereka.

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ
[7] Maka sesiapa berbuat kebajikan seberat zarah, nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya)!

وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ
[8] Dan sesiapa berbuat kejahatan seberat zarah, nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya)!

Surah Al-'Aadiyaat

وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحاً
[1] Demi Kuda Perang yang tangkas berlari dengan kedengaran kencang nafasnya,

فَالْمُورِيَاتِ قَدْحاً
[2] Serta mencetuskan api dari telapak kakinya,

فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحاً
[3] Dan meluru menyerbu musuh pada waktu subuh,

فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعاً
[4] Sehingga menghamburkan debu pada waktu itu,

فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعاً
[5] Lalu menggempur ketika itu di tengah-tengah kumpulan musuh;

إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ
[6] Sesungguhnya manusia sangat tidak bersyukur akan nikmat Tuhannya.

وَإِنَّهُ عَلَى ذَلِكَ لَشَهِيدٌ
[7] Dan sesungguhnya ia (dengan bawaannya) menerangkan dengan jelas keadaan yang demikian;

وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ
[8] Dan sesungguhnya ia melampau sangat sayangkan harta (secara tamak haloba).

أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ
[9] (Patutkah ia bersikap demikian?) Tidakkah ia mengetahui (bagaimana keadaan) ketika dibongkarkan segala yang ada dalam kubur?

وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ
[10] Dan dikumpul serta didedahkan segala yang terpendam dalam dada?

إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّخَبِيرٌ
[11] Sesungguhnya Tuhan mereka Maha Mengetahui dengan mendalam tentang (balasan yang diberikanNya kepada) mereka - pada hari itu.

Surah Al-Qaariah

الْقَارِعَةُ
[1] Hari yang menggemparkan,

مَا الْقَارِعَةُ
[2] Apa dia hari yang menggemparkan itu?

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ
[3] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari yang menggemparkan itu? -

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ
[4] (Hari itu ialah: hari kiamat), hari manusia menjadi seperti kelkatu yang terbang berkeliaran,

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ
[5] Dan gunung-ganang menjadi seperti bulu yang dibusar berterbangan.

فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ
[6] Setelah berlaku demikian, maka (manusia akan diberikan tempatnya menurut amal masing-masing); adapun orang yang berat timbangan amal baiknya, -

فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ
[7] Maka ia berada dalam kehidupan yang senang lenang.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ
[8] Sebaliknya orang yang ringan timbangan amal baiknya, -

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
[9] Maka tempat kembalinya ialah "Haawiyah"

وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ
[10] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Haawiyah" itu?

نَارٌ حَامِيَةٌ
[11] (Haawiyah itu ialah): api yang panas membakar.

Surah Al-Qaariah

الْقَارِعَةُ
[1] Hari yang menggemparkan,

مَا الْقَارِعَةُ
[2] Apa dia hari yang menggemparkan itu?

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ
[3] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari yang menggemparkan itu? -

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ
[4] (Hari itu ialah: hari kiamat), hari manusia menjadi seperti kelkatu yang terbang berkeliaran,

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ
[5] Dan gunung-ganang menjadi seperti bulu yang dibusar berterbangan.

فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ
[6] Setelah berlaku demikian, maka (manusia akan diberikan tempatnya menurut amal masing-masing); adapun orang yang berat timbangan amal baiknya, -

فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ
[7] Maka ia berada dalam kehidupan yang senang lenang.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ
[8] Sebaliknya orang yang ringan timbangan amal baiknya, -

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
[9] Maka tempat kembalinya ialah "Haawiyah"

وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ
[10] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Haawiyah" itu?

نَارٌ حَامِيَةٌ
[11] (Haawiyah itu ialah): api yang panas membakar.

Surah At-Takaathur

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
[1] Kamu telah dilalaikan (daripada mengerjakan amal bakti) oleh perbuatan berlumba-lumba untuk mendapat dengan sebanyak-banyaknya (harta benda, anak-pinak pangkat dan pengaruh), -

حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
[2] Sehingga kamu masuk kubur.

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
[3] Jangan sekali-kali (bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak (akibatnya yang buruk semasa hendak mati)!

ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
[4] Sekali lagi (diingatkan): jangan sekali-kali (kamu bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak akibatnya yang buruk pada hari kiamat)!

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ
[5] Demi sesungguhnya! Kalaulah kamu mengetahui - (apa yang kamu akan hadapi) - dengan pengetahuan yang yakin, (tentulah kamu akan mengerjakan perkara-perkara yang menjadi bekalan kamu untuk hari akhirat).

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ
[6] (Ingatlah) demi sesungguhnya! - Kamu akan melihat neraka yang marak menjulang.

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ
[7] Selepas itu - demi sesungguhnya! - kamu (wahai orang-orang yang derhaka) akan melihatnya dengan penglihatan yang yakin (semasa kamu dilemparkan ke dalamnya)!

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
[8] Selain dari itu, sesungguhnya kamu akan ditanya pada hari itu, tentang segala nikmat (yang kamu telah menikmatinya)!

Surah Al-'Asr

وَالْعَصْرِ
[1] Demi Masa!

إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
[2] Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian -

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
[3] Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, dan mereka pula berpesan-pesan dengan kebenaran serta berpesan-pesan dengan sabar.

Surah Al-Humazah

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ
[1] Kecelakaan besar bagi tiap-tiap pencaci, pengeji,

الَّذِي جَمَعَ مَالاً وَعَدَّدَهُ
[2] Yang mengumpulkan harta dan berulang-ulang menghitung kekayaannya;

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ
[3] Ia menyangka bahawa hartanya itu dapat mengekalkannya (dalam dunia ini)!

كَلَّا لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ
[4] Tidak! Sesungguhnya dia akan dicampakkan ke dalam "Al-Hutamah".

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ
[5] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Al-Hutamah" itu?

نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
[6] (Al-Hutamah) ialah api Allah yang dinyalakan (dengan perintahNya), -

الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ
[7] Yang naik menjulang ke hati;

إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌ
[8] Sesungguhnnya api neraka itu ditutup rapat atas mereka.

فِي عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ
[9] (Mereka terikat di situ) pada batang-batang palang yang melintang panjang.

Surah Al-Fiil

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
[1] Tidakkah engkau mengetahui bagaimana Tuhanmu telah melakukan kepada angkatan tentera (yang dipimpin oleh pembawa) Gajah, (yang hendak meruntuhkan Kaabah)?

أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ
[2] Bukankah Tuhanmu telah menjadikan rancangan jahat mereka dalam keadaan yang rugi dan memusnahkan mereka?

وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْراً أَبَابِيلَ
[3] Dan Ia telah menghantarkan kepada mereka (rombongan) burung berpasuk-pasukan, -

تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ
[4] Yang melontar mereka dengan batu-batu dari sejenis tanah yang dibakar keras, -

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ
[5] Lalu Ia menjadikan mereka hancur berkecai seperti daun-daun kayu yang dimakan ulat.

Surah Quraisy

لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ
[1] Kerana kebiasaan aman tenteram kaum Quraisy (penduduk Makkah)

إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاء وَالصَّيْفِ
[2] (laitu) kebiasaan aman tenteram perjalanan mereka (menjalankan perniagaan) pada musim sejuk (ke negeri Yaman), dan pada musim panas (ke negeri Syam),

فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ
[3] Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan yang menguasai rumah (Kaabah) ini,

الَّذِي أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَآمَنَهُم مِّنْ خَوْفٍ
[4] Tuhan yang memberi mereka penghidupan: menyelamatkan mereka dari kelaparan, dan mengamankan mereka dari ketakutan.

Surah Al-Maa'uun

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ
[1] Tahukah engkau akan orang yang mendustakan ugama (meliputi hari pembalasan)?

فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ
[2] Orang itu ialah yang menindas serta berlaku zalim kepada anak yatim,

وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ
[3] Dan ia tidak menggalakkan untuk memberi makanan yang berhak diterima oleh orang miskin.

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ
[4] (Kalau orang yang demikian dikira dari bilangan orang-orang yang mendustakan ugama), maka kecelakaan besar bagi orang-orang Ahli Sembahyang -

الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
[5] (laitu) mereka yang berkeadaan lalai daripada menyempurnakan sembahyangnya;

الَّذِينَ هُمْ يُرَاؤُونَ
[6] (Juga bagi) orang-orang yang berkeadaan riak (bangga diri dalam ibadat dan bawaannya),

وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ
[7] Dan orang-orang yang tidak memberi sedikit pertolongan (kepada orang yang berhak mendapatnya).

Surah Al-Kauthar

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
[1] Sesungguhnya Kami telah mengurniakan kepadamu (wahai Muhammad) kebaikan yang banyak (di dunia dan di akhirat).

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
[2] Oleh itu, kerjakanlah sembahyang kerana Tuhanmu semata-mata, dan sembelihlah korban (sebagai bersyukur).

إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
[3] Sesungguhnya orang yang bencikan engkau, Dia lah yang terputus (dari mendapat sebarang perkara yang diingininya).

Surah Al-Kaafiruun

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
[1] Katakanlah (wahai Muhammad): "Hai orang-orang kafir!

لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
[2] "Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
[3] "Dan kamu tidak mahu menyembah (Allah) yang aku sembah.

وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ
[4] "Dan aku tidak akan beribadat secara kamu beribadat.

وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
[5] "Dan kamu pula tidak mahu beribadat secara aku beribadat.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
[6] "Bagi kamu ugama kamu, dan bagiku ugamaku".

Surah An-Nasr

إِذَا جَاء نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ
[1] Apabila datang pertolongan Allah dan kemenangan (semasa engkau wahai Muhammad berjaya menguasai negeri Makkah), -

وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجاً
[2] Dan engkau melihat manusia masuk dalam ugama Allah beramai-ramai, -

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّاباً
[3] Maka ucapkanlah tasbih dengan memuji Tuhanmu dan mintalah ampun kepadaNya, sesungguhnya Dia amat menerima taubat.

Surah Al-Masad

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ
[1] Binasalah kedua-dua tangan Abu lahab, dan binasalah ia bersama!

مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ
[2] Hartanya dan segala yang diusahakannya, tidak dapat menolongnya.

سَيَصْلَى نَاراً ذَاتَ لَهَبٍ
[3] Ia akan menderita bakaran api neraka yang marak menjulang.

وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ
[4] Dan juga isterinya, seorang perempuan pemunggah kayu api. -

فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِّن مَّسَدٍ
[5] Di lehernya sejenis tali, dari tali-tali yang dipintal.

Surah Al-Ikhlass

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
[1] Katakanlah (wahai Muhammad): "(Tuhanku) ialah Allah Yang Maha Esa;

اللَّهُ الصَّمَدُ
[2] "Allah Yang menjadi tumpuan sekalian makhluk untuk memohon sebarang hajat;

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
[3] "Ia tiada beranak, dan Ia pula tidak diperanakkan;

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ
[4] "Dan tidak ada sesiapapun yang serupa denganNya".

Surah Al-Falaq

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
[1] Katakanlah (wahai Muhammad); "Aku berlindung kepada (Allah) Tuhan yang menciptakan sekalian makhluk,

مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
[2] "Dari bencana makhluk-makhluk yang Ia ciptakan;

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
[3] "Dan dari bahaya gelap apabila ia masuk;

وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
[4] "Dan dari kejahatan makhluk-makhluk yang menghembus-hembus pada simpulan-simpulan (dan ikatan-ikatan);

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
[5] "Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia melakukan dengkinya".

Surah An-Nass

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
[1] Katakanlah (wahai Muhammad): "Aku berlindung kepada (Allah) Pemulihara sekalian manusia.

مَلِكِ النَّاسِ
[2] "Yang Menguasai sekalian manusia,

إِلَهِ النَّاسِ
[3] "Tuhan yang berhak disembah oleh sekalian manusia,

مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
[4] "Dari kejahatan pembisik penghasut yang timbul tenggelam, -

الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
[5] "Yang melemparkan bisikan dan hasutannya ke dalam hati manusia, -

مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
[6] "(Iaitu pembisik dan penghasut) dari kalangan jin dan manusia".

Surah Al- Faatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
[1] Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
[2] Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam.

الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ
[3] Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
[4] Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat).

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
[5] Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan.

اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ
[6] Tunjukilah kami jalan yang lurus.

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ
[7] Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai, dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.